Portal Berita

...

BUPATI SUKABUMI; Sebagai Modal Dasar Pembangunan, Penduduk Harus Jadi Titik Sentral Pembangunan Berkelanjutan
© HMS, DKIP
BUPATI SUKABUMI; Sebagai Modal Dasar Pembangunan, Penduduk Harus Jadi Titik Sentral Pembangunan Berkelanjutan

BUPATI SUKABUMI; Sebagai Modal Dasar Pembangunan, Penduduk Harus Jadi Titik Sentral Pembangunan Berkelanjutan

Wakil Bupati Sukabumi, H.Adjo Sardjono menyampaikan Pendapat Bupati Sukabumi atas Raperda penyelenggaraan Pembangunan ...


Kamis, 31 Oktober 2019 Berita DaerahAdministrator

Wakil Bupati Sukabumi, H.Adjo Sardjono menyampaikan Pendapat Bupati Sukabumi atas Raperda penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Ruang Rapat Utama Gedung Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi. Rabu (30/10). Hadir pada kesempatan tersebut, para Perangkat Daerah, Para Camat, Para kepala Bagian serta undangan lainnya.

Dalam sambutan yang dibacakan wakil Bupati, Bupati Sukabumi menyampaikan bahwa penduduk sebagai modal dasar dan factor dominan pembangunan harus menjadi titik sentral dalam pembangunan berkelanjutan karena jumlah penduduk yang besar dengan kualitas rendah dan pertumbuhan yang cepat akan memperlambat tercapainya kondisi yang ideal antara kuantitas dan kualitas penduduk dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan. "Keberhasilan dalam mewujudkan pertumbuhan penduduk yang seimbang dan mengembangkan kualitas penduduk serta keluarga akan memperbaiki segala aspek dan dimensi pembangunan dalam kehidupan masyarakat untuk lebih maju, mandiri, dan dapat berdampingan dengan bangsa lain serta dapat mempercepat terwujudnya pembangunan berkelanjutan." ungkapnya.

Sekaitan dengan raperda usul inisiatif DPRD tentang penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga, Bupati menyampaikan bahwa hakikat pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia. "Pembangunan nasional mencakup semua dimensi dan aspek kehidupan termasuk perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang dilaksanakan berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945" Jelasnya.

Selanjutnya dikatakan dalam upaya peningkatan ketahanan keluarga menjadi penting, untuk dilaksanakan dalam rangka mengurangi atau mengatasi berbagai masalah yang menghambat pembangunan nasional. "Dengan diketahuinya tingkat ketahanan keluarga maka dinamika kehidupan sosial keluarga sebagai salah satu aspek kesejahteraan keluarga juga dapat diukur. kondisi ketahanan keluarga menjadi gambaran keadaan dan perkembangan pembangunan sosial yang sedang berlangsung" Tutupnya.

Reporter: HMS, DKIP
Sumber: HMS, DKIP
Berikan Komentar