Portal Berita

...

Sekda Buka Bimtek Penyusunan Indikator Kinerja Individu
© Humassetda
Sekda Buka Bimtek Penyusunan Indikator Kinerja Individu

Sekda Buka Bimtek Penyusunan Indikator Kinerja Individu

Pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Kabupaten Sukabumi merupakan suatu keharusan yang dilakukan dengan tujuan untuk ...


Jumat, 26 Januari 2018 Berita OPD DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA dan PERSANDIAN

Pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Kabupaten Sukabumi merupakan suatu keharusan yang dilakukan dengan tujuan untuk memeperbaiki birokrasi dari waktu ke waktu, sehingga birokrasi Pemerintah Kabupaten Sukabumi memiliki kemampuan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat, mengurangi praktek KKN secara menyeluruh disemua unit kerja serta untuk meningkatkan kinerjanya. Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Drs. H. Iyos Somantri. M.Si. pada acara Pembukaan Bimbingan Teknis Penyusunan Indikator Kinerja Individu Pada Pegawai Kecamatan Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi tahun 2018, bertempat di Hotel Augusta Cikukulu, pada selasa ( 23/01). Hadir pada Kesempatan Tersebut Assda III bidang Administrasi, Kepala Bagian Organisasi Setda, Para Kasubag AKO dan Tamu undangan lainnya.

Dikatakan pula, dalam rangka Pembangunan Good Governance, maka Kebijakan Umum Pemerintah adalah menjalankan Pemerintah yang berorientasi pada hasil (Result Oriented Goverment), sehingga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satu upaya untuk meningkatakan kinerja organisasi, manajemen kinerja mengarahkan seluruh elemen organisasi mulai dari individual sampai dengan Pemerintah Daerah sebagai level organisasi keseluruhan, untuk menyusun indikator kinerja yang merupakan sesuatu yang akan diukur serta digunakan sebagai dasar untuk menilai atau melihat tingkat kinerja.

Lebih lanjut di katakan, untuk mengukur kinerja perorangan maka setiap individu pegawai diharuskan menyusun indikator kinerja individu sesuai jabatan yang diembannya sebagai langkah untuk mewujudkan komitmen dan menilai kemampuan dalam tim kerja. "Dengan demikian diharapkan akan tumbuh kesadaran, mau dan mampu mengidentifikasi kualitas kinerja masing-masing, dengan adanya indikator kinerja individu maka setiap pegawai mempunyai sasaran dan tujuan kerja yang jelas, terarah dan terukur. Sehingga setiap pegawai akan memperoleh informasi ukuran keberhasilan setiap pegawai sesuai jabatannya untuk peningkatan akuntabilitas kinerja".

Sementara itu Panitia penyelenggara Drs. Teddy Rustandi MM. dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan yang berlangsung selama 2(dua) hari yang dimulai dari tanggal 23 sd 24 Januari 2018 ini diikuti oleh para pengelola kepegawaian yang berasal dari 47 kecamatan dan 5 kelurahan. Adapun tujuannya adalah untuk mengukur capaian kinerja setiap pegawai, mengukur kemampuan pegawai sesuai jabatan, sebagai bahan penyusunan perjanjian kinerja dan sasaran kerja pegawai serta sebagai tolak ukur pemberian tunjangan kinerja.

Reporter: Humassetda, AdminKIP
Sumber: E-mail Humassetda
Berikan Komentar